Cara Mudah Trunking menggunakan 2 Switch pada 5 segmen VLAN di Cisco Packet Tracer
08.48
Tujuan Kegiatan :
1. Siswa dapat mengetahui apa itu Trunking
2. Siswa dapat Standart IEEE 802.IQ
3. Siswa dapat mengetahui cara Konfigurasi Trunking pada Cisco Packet Tracer
Langkah Kerja :
1. Buka Cisco Packet Tracer lalu buatlah topologi seperti berikut ini :
2. Lalu buat Segmentasi VLANnya, untuk segmentasi VLAN-nya bisa kunjungi
ke blog fajri lahhh masa ke blog yang lain.
3. Kemudian kita trunk Switch pertama dan Switch yang kedua, klik Pc admin->desktop->terminal->ok.
4. Masukan perintah seperti berikut ini
5. Setelah itu, kita cek apakah trunknya berhasil apa tidak, masukan perintah seperti berikut ini
6. Lalu langkah selanjutnya kita coba test ping, antara pc1 dan pc2, pc1 dan pc3, pc1 dan pc 11, dan pc1 dan pc 13.
*pc1 dan pc2
*pc 1 dan pc3
*pc1 dan pc11
*pc1 dan pc13
Pembahasan :
Saat test ping dari pc1 ke pc2 itu berhasil karena pc1 dan pc2 itu dalam satu segmen VLAN dan berada di switch yang sama. Saat test ping dari pc1 ke pc3 itu Request Timed Out (RTO) karena pc1 dan pc3 itu berbeda segmen tetapi dalam satu switch yang sama.
Tetapi saat test ping pc1 ke pc11 itu berhasil karena dalam satu segmen VLAN yang sama walaupun berbeda switch. Saat test ping dari pc1 ke pc13 itu Request Timed Out (RTO) karena pc1 dan pc13 itu berbeda segmen VLAN dan berbeda switch. Artinya trunking yang sudah kita praktekan sukses.
Kesimpulan :
sistem trunking sangat cocok digunakan untuk jaringan yang bersifat beda ruangan atau gedung agar tidak perlu mengkonfigurasi satu persatu dan dapat mencegah terjadinya colision.
EVALUASI :
Buat kalian yang susah mengikuti tutorial di atas atau mengalami silangkan diskusikan di kolom komentar Cara Mengkonfigurasi VLAN 5 Segmen dengan Switch menggunakan Cisco Packet Tracer
08.41
Hallo teman-teman, kembali lagi dengan saya yang akan mempublikasikan hasil laporan saya yaitu "Konfigurasi VLAN 5 Segmen dengan Switch menggunakan Cisco Packet Tracer".
Sebelum mengikuti tutorial di bawah kalian harus baca dulu tutorial cara membuat jaringan VLAN yang kebetulan ada di blog saya hehehe, Jadi saya saranin sebelum baca yang ini, baca dulu yang "Cara mudah membuat jaringan VLAN"
Langkah Kerja :
1. Pertama buka Cisco Packet Tracer dan buatlah topologi seperti di bawah ini.
2. Kemudian kita setting IP Address setiap pcnya, klik komputer->desktop->Ip Configuration.
Isi setiap komputer dengan IP Address seperti di atas.
3. Selanjutnya, kita akan membuat 5 segmen vlan nya, klik pc0(admin)->desktop->terminal->ok.
4. Lalu kita isi 5 segmen vlan tersebut dengan nama agar mudah membedakannya, lakukan perintah berikut ini :
FAJRI#conf t
FAJRI(config)#vlan 10
FAJRI(config-vlan)#name GURU
FAJRI(config-vlan)#exit
FAJRI(config)#vlan 20
FAJRI(config-vlan)#name SISWA
FAJRI(config-vlan)#exit
FAJRI(config)#vlan 30
FAJRI(config-vlan)#name LAB
FAJRI(config-vlan)#exit
FAJRI(config)#vlan 40
FAJRI(config-vlan)#name T.U
FAJRI(config-vlan)#exit
FAJRI(config)#vlan 50
FAJRI(config-vlan)#name BP
FAJRI(config-vlan)#exit
1. Pertama buka Cisco Packet Tracer dan buatlah topologi seperti di bawah ini.
2. Kemudian kita setting IP Address setiap pcnya, klik komputer->desktop->Ip Configuration.
Isi setiap komputer dengan IP Address seperti di atas.
3. Selanjutnya, kita akan membuat 5 segmen vlan nya, klik pc0(admin)->desktop->terminal->ok.
4. Lalu kita isi 5 segmen vlan tersebut dengan nama agar mudah membedakannya, lakukan perintah berikut ini :
FAJRI#conf t
FAJRI(config)#vlan 10
FAJRI(config-vlan)#name GURU
FAJRI(config-vlan)#exit
FAJRI(config)#vlan 20
FAJRI(config-vlan)#name SISWA
FAJRI(config-vlan)#exit
FAJRI(config)#vlan 30
FAJRI(config-vlan)#name LAB
FAJRI(config-vlan)#exit
FAJRI(config)#vlan 40
FAJRI(config-vlan)#name T.U
FAJRI(config-vlan)#exit
FAJRI(config)#vlan 50
FAJRI(config-vlan)#name BP
FAJRI(config-vlan)#exit
5. Untuk mengecek apakah kelima vlan tersebut telah ada, lakukan perintah show vlan brief/do show vlan brief.
6. Setelah memberi nama kelima vlan tersebut, selanjutnya kita akan mengkonfigurasi vlannya. Klik ulang pc0->terminal->ok
7. Kemudian kita masukan port setiap pc yang sudah kita siapkan ke dalam 5 vlan yang tadi baru dibuat. Lakukan seperti berikut ini :
FAJRI#conf t
FAJRI(config)#interface range fa0/1-2
FAJRI(config-if-range)#switchport mode access
FAJRI(config-if-range)#switchport access vlan 10
FAJRI(config-if-range)#exit
FAJRI(config)#interface range fa0/3-4
FAJRI(config-if-range)#switchport mode access
FAJRI(config-if-range)#switchport access vlan 20
FAJRI(config-if-range)#exit
FAJRI(config)#interface range fa0/5-6
FAJRI(config-if-range)#switchport mode access
FAJRI(config-if-range)#switchport access vlan 30
FAJRI(config-if-range)#exit
FAJRI(config)#interface range fa0/7-8
FAJRI(config-if-range)#switchport mode access
FAJRI(config-if-range)#switchport access vlan 40
FAJRI(config-if-range)#exit
FAJRI(config)#interface range fa0/9-10
FAJRI(config-if-range)#switchport mode access
FAJRI(config-if-range)#switchport access vlan 50
GANI(config-if-range)#exit
8. Kita cek kembali apakah semua pc sudah masuk kedalam vlannya masing-masing apa belum, ketik lagi show vlan brief/do show vlan brief.
9. Lalu kita cek koneksi dengan ping cmd, klik salah satu pc->desktop->command pront.
10. Selanjutnya kita akan cek ping dengan vlan yang sama dan dengan vlan yang berbeda
* Gambar pertama PC1 dengan PC2 (VLAN yang sama)
* Gambar kedua PC1 dengan PC10(Vlan yang berbeda)
Kesimpulan :
Mengapa saat cek ping PC1 dengan PC2 berhasil sedangkan PC1 dengan PC10 gagal? Karena PC1 dan PC2 tidak terhalangin oleh VLAN alias berada di VLAN yang sama. Sedangkan PC1 dan PC10 gagal dikarenakan sudah terhalang oleh VLAN. Jadi VLAN sangat cocok untuk jaringan luas(tidak terlalu luas juga) karena sangat efektif untuk menghindari terjadinya hambatan/collusion.
Cara mudah Konfigurasi Secure Device Access dengan Switch menggunakan Cisco Packet Tracer
07.22
Hallo teman-teman, kali ini saya akan mempublikasikan kembali hasil laporan saya, yaitu "Konfigurasi Secure Device Access dengan Switch menggunakan Cisco Packet Tracer".
Okee,sebelum mulai mempraktekan tutorial di bawah ini, kalian harus tau dulu cara membuat jaringan VLAN, yang belum tau cara membuat jaringan VLAN, kalian bisa lihat di blog saya yang berjudul “Cara Mudah Membuat Jaringan VLAN menggunakan Cisco packet tracer”
Tujuan Kegiatan :
1. Siswa dapat mengetahui cara mengkonfigurasi switch.
2. Siswa dapat mengetahui cara menambahkan password pada switch.
Dasar Teori :
1. Siswa dapat mengetahui cara mengkonfigurasi switch.
2. Siswa dapat mengetahui cara menambahkan password pada switch.
Dasar Teori :
Secure Device Access merupakan suatu konfigurasi pada switch yang berfungsi untuk melindungi atau mengamankan konfigurasi yang telah dibuat user agar tidak sembarang orang dapat mengaksesnya. Berikut jenis jenis pengaman pada Secure Device Access diantaranya :
1.Enable Password
Enable password merupakan pengaman pada saat user ingin mengakses switch pada pertama kali menggunakan user exec mode (switch>).
2.Enable Secret
Enable Secret merupakan pengaman pada saat user ingin memasuki Priveledge exec mode (switch#).
3.Console Password
Merupakan pengaman yang sama dengan enable password.
4.VTY Password
VTY (Virtual Teletype) merupakan pengaman untuk mengakses switch dari jarak jauh. Pengaman ini membutuhkan TelNet untuk bisa menghubungkan switch.
Langkah Kerja :
1. Buka aplikasi Cisco Packet Tracer dan buatlah skema seperti berikut.
2. Klik icon switch lalu masuk ke menu cli.
3. Kemudian kita masukan perintah untuk membuat password pada switch seperti berikut ini :
Switch>en
Switch#conf t
Switch(config)#enable password
Switch(config)#line console 0
Switch(config-line)#password fajri
Switch(config-line)#exec-timeout 5 0
Switch(config-line)#login
Switch(config-line)#exit
Switch(config)#exit
Switch#conf t
Switch(config)#enable password
Switch(config)#line console 0
Switch(config-line)#password fajri
Switch(config-line)#exec-timeout 5 0
Switch(config-line)#login
Switch(config-line)#exit
Switch(config)#exit
* enable : berfungsi agar user memasuki priviledge mode.
* configure terminal : berfungsi agar user memasuki Global Configuration Mode.
* line console 0 : berfungsi untuk memasuki Specific Configuration Mode.
* password : berfungsi untuk mengatur password yang akan digunakan.
* exec-timeout 5 0 : berfungsi untuk mengatur switch jika 5menit 0detik tidak lagi digunakan, makan akan meminta kembali password untuk memasuki configurasi kembali.
* login : berfungsi agar password yang telah diatur sebelumnya digunakan pada saat user ingin memasuki mode konfigurasi.
* exit : berfungsi agar user keluar dari konfigurasi.
4. Langkah selanjutnya akan diminta untuk memasukan password yang telah dibuat tadi.
Catatan : Jangan kaget saat memasukan password, passwordnya tidak terlihat. Ini agar tidak dapat diketahui oleh orang lain.
5. Agar password switch semakin kuat, kita masukan perintah enable secret seperti berikut :
Switch>en
Switch#conf t
Switch(config)#line console 0
Switch(config-line)#enable secret firman
Switch(config)#exit
Switch#
6. Setelah perintah tersebut kita masukan, kita akan dimintai password kembali. Tetapi untuk kali ini kita dimintai password dua kali.
Password pertama yang diawal tadi.
Password kedua yang baru saja kita perintahkan.
7. Agar switch dapat diakses dari jarak jauh, kita masukan VTY password seperti berikut :
Switch>en
Password:
Switch#conf t.
Switch(config)#line vty 0 4
Switch(config-line)#password fajrifirman
Switch(config-line)#exec-timeout 5 0
Switch(config-line)#login
Switch(config-line)#exit
Switch(config)#exit
8. Kita cek kembali perintah yang sudah kita masukan apa sudah benar-benar masuk apa belum, kita ketik sajashow run.
Kesimpulan :
Keamanan suatu perangkat sangatlah membutuhkan password/pengaman agar tidak terbobol oleh orang-orang yang tidak bertanggung jawab, jadi kita harus menggunakan password/pengamannya ganda.
* configure terminal : berfungsi agar user memasuki Global Configuration Mode.
* line console 0 : berfungsi untuk memasuki Specific Configuration Mode.
* password : berfungsi untuk mengatur password yang akan digunakan.
* exec-timeout 5 0 : berfungsi untuk mengatur switch jika 5menit 0detik tidak lagi digunakan, makan akan meminta kembali password untuk memasuki configurasi kembali.
* login : berfungsi agar password yang telah diatur sebelumnya digunakan pada saat user ingin memasuki mode konfigurasi.
* exit : berfungsi agar user keluar dari konfigurasi.
4. Langkah selanjutnya akan diminta untuk memasukan password yang telah dibuat tadi.
Catatan : Jangan kaget saat memasukan password, passwordnya tidak terlihat. Ini agar tidak dapat diketahui oleh orang lain.
5. Agar password switch semakin kuat, kita masukan perintah enable secret seperti berikut :
Switch>en
Switch#conf t
Switch(config)#line console 0
Switch(config-line)#enable secret firman
Switch(config)#exit
Switch#
6. Setelah perintah tersebut kita masukan, kita akan dimintai password kembali. Tetapi untuk kali ini kita dimintai password dua kali.
Password pertama yang diawal tadi.
Password kedua yang baru saja kita perintahkan.
7. Agar switch dapat diakses dari jarak jauh, kita masukan VTY password seperti berikut :
Switch>en
Password:
Switch#conf t.
Switch(config)#line vty 0 4
Switch(config-line)#password fajrifirman
Switch(config-line)#exec-timeout 5 0
Switch(config-line)#login
Switch(config-line)#exit
Switch(config)#exit
8. Kita cek kembali perintah yang sudah kita masukan apa sudah benar-benar masuk apa belum, kita ketik sajashow run.
Kesimpulan :
Keamanan suatu perangkat sangatlah membutuhkan password/pengaman agar tidak terbobol oleh orang-orang yang tidak bertanggung jawab, jadi kita harus menggunakan password/pengamannya ganda.